Home » , » PROFIL SYAIKH PROF. DR. MUSTHAFA ABU SWAY PALESTINA

PROFIL SYAIKH PROF. DR. MUSTHAFA ABU SWAY PALESTINA

Written By Unknown on Sabtu, 16 Juli 2016 | 03.08



Syaikh Prof. Dr. Musthafa Abu Sway adalah seseorang yang memiliki andil besar dalam tim studi karya besar Imam al-Ghazali di Masjid al-Aqsha dan al-Quds University (sumbangan dari HM Raja Abdullah II). Abu Sway juga anggota dari Hashemite Fund, sebuah tim penggalang dana untuk pemugaran Kubah Shakhrah dan Masjid al-Aqsha. Dia juga aktif dalam keanggotaan The Royal Aal al-Bayt Institut bidang Pemikiran Islam, Dewan Wakaf Islam, Dewan Tertinggi Islam, Asosiasi Ulama Muslim dan anggota Dewan Masyarakat Akademik Palestina untuk Studi Hubungan Internasional (PASSIA).
Jabatan akademisi ia peroleh dengan menjadi Dekan Fakultas Dakwah dan Ushuluddin, serta Dekan Fakultas Ilmu al-Quran dan Ilmu Islam di al-Quds University. Sebelum bergabung dengan al-Quds University pada tahun 1996, ia mengajar di Universitas Islam Internasional di Kuala Lumpur, Malaysia selama kurun 1993-1996, termasuk satu tahun di Institut Internasional Pemikiran dan Peradaban Islam. Dia bahkan aktif dalam Fulbright Visiting Scholar di Wilkes Honor College/Florida Atlantic University selama tahun 2003-2004. Kemudian ia lanjutkan sebagai Visiting Profesor di Bard College, New York selama tiga semester 2008-2010.

Prof. Abu Sway merupakan lulusan dari Universitas Bethlehem (BA) dan Boston College (MA, Ph.D. 1993). Banyak buku yang telah ia tulis, diantaranya tentang Imam al-Ghazali dan berbagai makalah serta artikel tentang masalah Palestina dan berbagai topik Islam. Prof. Abu Sway beberapa kali tampil di al-Jazeera, CNN, BBC, FOX, MSNBC dan media internasional dan lokal lainnya.
Share this article :

3 komentar:

  1. Assalamlualaikum
    afwan saya tdi berkomentar d artikel bab nikah
    tolong dkasih jwbnya,syukron katsir

    BalasHapus
  2. pertanyanya seperti ni
    tentang nikah paksa
    seorang gadis d nikah paksa oleh ayahnya tiba2 tanpa semetahuan gadis itu
    gadis itu tidak suka mau menolak/marah tidak berani bilang
    gadis itu hanya bisa pasra dalam keadaan sok dan sedih sampai suka nangis2 sendirian d kamar
    kadang ad perasaan ingin membrontak kpda suaminya itu tapi takut jdi istri durhaka
    di tunggu atas jawabanya
    syukron katsir

    BalasHapus
  3. afwan pertanyaan tdk sesuai ama isi artikel d atas soalnya q bener2 pntng itu dpertanyakan atas kisah nyata ini

    BalasHapus

 
Meningkatkan Cinta Kita pada Sang Nabi
Copyright © 2011. PUSTAKA MUHIBBIN - Web Para Pecinta - All Rights Reserved
PROUDLY POWERED BY IT ASWAJA DEVELOPER
Themes by Maskolis.com | Published by Mas Template