Home » , , » KISAH KH. ALI MAKSUM REKREASI KE BATURRADEN

KISAH KH. ALI MAKSUM REKREASI KE BATURRADEN

Written By Unknown on Minggu, 10 April 2016 | 05.15



Satu kisah tentang Mbah Ali Maksum Krapyak. Kisah ini saya dengar dari teman santri asal Purworejo, yang didengarnya dari Bu Nafis (Ibu Nyai Hj. Nafisah, putri ragil almarhum KH. Ali Maksum) saat sowan Syawal kemarin. Bu Nafis menceritakan saat-saat manis ketika beliau belia dahulu. Ayah beliau, KH. Ali Maksum, kerap mengajak putra-putrinya jalan-jalan, refreshing sebagai hiburan.

Suatu hari, Mbah Ali menemani putra-putrinya rekreasi ke Baturraden, satu tempat berlibur yang berhawa sejuk di kaki Gunung Slamet. Sesampainya di lokasi wisata, tentu anak-anak sangat riang setelah menahan penat selama perjalanan dari Jogja berjam-jam, mereka melompat keluar, ingin segera memasuki taman wisata. “Ayo Bah turun, kita masuk,” ajak salah seorang putra Mbah Ali.

“Ah, nggak. Kalian saja yang masuk sana, biar Abah di sini saja.” Sahut Mbah Ali.

“Lhoh, masa’ udah jauh-jauh ke sini tapi gak masuk Bah? Ayo dong turun,” rayu sang putra.

“Sudahlah, sana kalian saja yang main-main. Paling di dalam cuma gitu-gitu aja,” jawab Mbah Ali, keukeuh tak berminat.

Akhirnya, anak-anak ngalah, mereka masuk ke lokasi wisata Baturraden, sedangkan Mbah Ali dan Ibu Nyai tetap di luar, di mobil. Setelah beberapa lama menunggu, anak-anak tidak juga keluar. Entah karena bosan atau karena khawatir, akhirnya Mbah Ali turun juga.

Beliau masuk ke lokasi wisata dan mencari anak-anaknya. Tak lama, beliau mendapati putra-putrinya sedang asyik menikmati suasana. “Sudah jalan-jalannya? Ayo pulang,” tegur Mbah Ali.

“Nanti Baaah, sebentar lagi.” Sahut putra-putrinya, manja merayu.

“Ya udah. Sebentar lagi. Setelah itu kita pulang,” kata Mbah Ali.

Beliau pun ikut berkeliling bersama putra-putrinya di tempat wisata itu, bercengkrama, menyegarkan kembali pikiran dengan menikmati keindahan dan kesejukan alam pegunungan. Setelah dirasa puas, dan jatah waktu ‘sebentar lagi’ dirasa sudah habis, anak-anak pun minta pulang. “Abah, udah yuk. Ayo pulang,” ajak anak-anak.

“Lhah, nanti dulu...” sahut Mbah Ali.

“Lho kok nanti? Tadi Abah ngajak pulang duluan kan?” Protes anak-anak.

“Nanti dulu lah pulangnya. Tempatnya enak juga ya...” jawab Mbah Ali, betah. (Sumber: Ust. Zia Ul Haq via gubuk-cahaya.blogspot.co.id).

(Keterangan foto: Berita yang beredar banyak menuliskan mereka ialah Gus Miek, Kiai Ali Maksum berdiri, dan Mbah Maimoen Zubair. Sebagai koreksi, inilah yang betul: Yang berdiri Itu Mbah Abul Khoir Sedan Rembang, lalu sebelah kanan beliau Mbah Abdurrahim Sarang, dan di kanannya adalah Mbah Maimoun Zubair Sarang. Jadi yang berdiri bukan Mbah Ali Maksum).
Share this article :

1 komentar:

  1. kisah NYATA berbagi info...
    saya belum lama ini
    bulan juni 2016
    tepat di hari jumat (10-6-2016) sampai hari minggu (12-6-2016)
    KU DI TIPU

    rumah juru kunci (PALSU)
    a/n:Ading 36thn (PENIPU)
    hp.081223871269
    ciri-ciri: orang kurus,kulit kuning sawo,tinggi 160+
    (PRAKTEK DGN BONEKA JENGLOT PALSU)
    melakukan pesugihan dana Goib
    di desa pagundan
    kampung dusun kliwon
    kuningan (jawa)
    tempat tinggal istri ke 1(TUA)
    (anak 2 cowo)
    juru kunci (PALSU)
    a/n:Ading 36thn (PENIPU)
    mempunyai 3 istri
    selama menipu sebagai juru kunci PALSU 8 thn...

    tempat makam keramat&sumur keramat
    desa pagundan (TIPUAN/PENIPU)
    kampung dusun kliwon (KUNINGAN)
    aku hari jumat (10-6-2016) sampai hari minggu (12-6-2016) melakukan ritual selama 3x..(Ritual)...
    sampai aku merogoh kocek ku sebesar 35jt lebih...
    membeli CERUTU JANGKRIK (komplit)
    35pcs x 600rb = 21 jt
    mebeli sesaji (komplit):
    nasi tumpeng
    buah,menyan,kembang dll
    sebesar 14jt lebih...

    juru kunci (MENIPU KU)
    a/n:Ading 36thn (PENIPU)
    hp.081223871269
    alamat Rumah tinggal >>>>
    istri (MUDA) ke 2 anak 4 (3 cewek 1 laki)
    Desa sidarja
    kampung cisalak
    blok pahing
    kecamatan ciawi gebang
    kabupaten kuningan (jawa)
    Rumah a/n:Ading 36thn (PENIPU)
    yg mengaku juru kunci..
    di belakang sekolah SD negri
    turun lapangan bola
    sidaraja kuningan

    ku mengadakan Ritual dana goib
    hari jumat (10-6-2016) sampai hari minggu (12-6-2016)
    di makam keramat & sumur keramat
    di desa pagundan
    kampung dusun kliwon (KUNINGAN)
    selama 3x...(3 hari komplit sesajen)
    tepat ritual yg ke 3 hari minggu,
    juru kunci PALSU
    a/n: Ading 36thn (PENIPU)
    hp.081223871269
    berkata di makam keramat,mengatakan uang dana goib,akan di antar langsung oleh arwah makam keramat
    desa pagundan
    kampung dusun kliwon (kuningan)
    tepat jam 1 malam di Rumah aku
    tggu di jembatan ke5 dekat Rumah ku

    setelah melakukan ritual yg ke3x..
    (komplit sesajen dari ke 1x-3x)
    ku lansung bergegas pulang ke Rumah
    dan ku sampai di jembatan yg ke5
    hari minggu pkl 11 malam...
    ku tunggu,sambil baca mantra panggil arwah makam keramat
    ku baca mantra sampai pkl 3 subuh (minggu 12-6-2016)
    arwah makam keramat tak kunjung hadir/datang...
    juru kunci PALSU
    a/n:Ading 36 thn (PENIPU)
    hp.081223871269
    ku tlp&sms juru kunci palsu itu
    tidak di angkat&tidak membalas sms ku sama sekali (ku di tipu)..

    hati-hati saudara ku
    jangan mudah percaya,apa lagi baru kenal&mengaku juru kunci,paranormal,dukun dsb
    (modus penipuan)

    www.ading36thn_penipuan.com
    sekian dan terima kasih

    alamat rumah yg di tinggal&di tempati >>>>
    juru kunci (PALSU)
    a/n: Ading 36 thn (PENIPU)
    hp.081223871269
    (PRAKTEK DGN BONEKA JENGLOT PALSU)
    istri (MUDA) ke 2 mempuyai
    anak 4 (cewe 3 cowo 1)
    desa sidarja
    kampung cisalak
    desa pahing
    kecamatan ciawi gebang
    kabupaten kuningan (jawa)
    di belakang SD NEGRI
    SiDARAJA KUNINGAN

    BalasHapus

 
Meningkatkan Cinta Kita pada Sang Nabi
Copyright © 2011. PUSTAKA MUHIBBIN - Web Para Pecinta - All Rights Reserved
PROUDLY POWERED BY IT ASWAJA DEVELOPER
Themes by Maskolis.com | Published by Mas Template